Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah memimpin siapa yang dikehendakinya menuju jalan yang lurus. Quran An Nur 46
Tiga Tempat Mulia
Surat At Tin diawali dengan sumpah Allah Subhanahu wa Ta'ala atas tiga tempat yang mulia. Tempat manakah itu?
Al Quran Surat At Tin ayat 1-3
Bismillahi Rahmaani Rahiim
وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ (1)
وَطُورِ سِينِينَ (2)
وَهَذَا الْبَلَدِ الْأَمِينِ (3)
Demi (buah) tin dan zaitun,
dan demi Bukit Sinai,
dan demi kota (Mekah) ini yang aman
Shodaqollahul'adziim
Dimanakah ketiga tempat tersebut? Ketiga tempat tersebut merupakan tempat diutusnya para nabi pembawa syariat.
SATU, buah tin dan zaitun ditafsirkan oleh para ulama sebagai tempat yang dahulunya dipenuhi dengan kedua jenis buah tersebut yaitu Baitul Maqdis. Baitul Maqdis merupakan tempat dimana Allah ﷻ mengutus Nabi Isa alaihissalam putra Maryam di kota Yerusalem.
DUA, bukit Sinai adalah sebuah bukit yang dinaiki nabi Musa alaihissalam putra Imran yaitu ketika Allah Subhanahu wa Ta'ala berbicara langsung kepadanya.
TIGA, kota Mekah yang aman, masjidil haram yang padanya Kabah, kiblat kaum muslimin. Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus Muhammad ﷺ putra Abdullah untuk menyampaikan syariat Islam sebagai agama akhir zaman.
Imam Ibnu Katsir menyebutkan bahwa ketiga tempat tersebut juga termuat dalam kitab Taurat.
"Mereka mengatakan bahwa pada akhir kitab Taurat nama ketiga tempat ini disebutkan. Allah datang dari Bukit Sinai —yakni tempat yang padanya Allah berbicara langsung kepada Musa 'alaihissalam ibnu Imran—. Dan muncul di Sa'ir, nama sebuah bukit di Baitul Maqdis, yang padanya Allah mengutus Isa. Dan tampak di bukit-bukit Faran, yakni bukit-bukit Mekah yang darinya Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi Wasallam."
Tatkala Allah Subhanahu wa Ta'ala bersumpah pada sesuatu hal atau tempat, ini menunjukkan kelebihan hal atau kemuliaan tempat tersebut dibandingkan yang lainnya.
Ada baiknya juga kita memahami sampai akhir ayat dalam surat At Tin sebagai kelanjutan dari sumpah Allah Subhanahu wa Ta'ala, yaitu tentang penciptaan manusia yang sebaik-baiknya, namun sebagian manusia masuk ke tempat yang rendah yakni neraka kecuali mereka yang beriman dan beramal soleh. Manusia penuh dengan keingkaran padahal segala bukti telah Allahﷻ turunkan, sampai pada akhir ayat dalam surat ini yakni pertanyaan Allah Subhanahu wa Ta'ala bahwa Dia adalah hakim yang seadil-adilnya.
أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ
Bukankah Allah adalah hakim yang seadil-adilnya? (Quran At Tin 8)
Maka, sebagaimana disebut sebuah riwayat dari Abu Hurairah, apabila kita membaca surat At Tin sampai akhirnya, atau ayat 8 ini, hendaklah mengucapkan:
بَلَى وَأَنَا عَلَى ذَلِكَ من الشاهدين
Bala wa anaa 'alaa dzalika minnassyaahidiin
"Benar, dan aku termasuk orang-orang yang menjadi saksi atas hal tersebut.”
Wallahu'alam
Alhamdulillah
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Surat kedua dalam Al Quran dinamakan surat Al Baqarah karena di dalamnya terdapat kisah tentang penyembelihan sapi betina yang dilakukan...
-
Tidak layak bagi seseorang yang mengaku dirinya mencintai Allah dan RasulNya membenci para sahabat Rasulullah Muhammad SAW. Orang-orang yan...
-
Menulis ulang surat Al Baqarah ayat 183-189. Pada beberapa bagian akhir ayat-ayat ini, Allah ﷻ menyampaikan beberapa harapan kepada kaum...
-
Al Quran diturunlah Allah Azza wa Jalla sebagai petunjuk bagi umat manusia. Salah satu petunjuk tersebut diberikan bagi kaum muslimin untuk ...
-
Sabar dan tenang adalah dua sifat yang disukai Allah Subhanahu wa Ta'ala. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al Quran:...
-
Saat belum lagi buku catatan amal dibagikan nanti di hari pembalasan, setiap manusia sesungguhnya telah mengetahui dan mengingat segala pe...
-
Utsman Bin Mazh'un merupakan sahabat yang pertama-tama masuk Islam yakni kala masih disebarkan secara diam-diam. Ia adalah orang ...
-
Umeir bin Wahab adalah seorang Quraisy yang memerangi Islam di perang Badar. Ia diutus untuk memata-matai tentara muslimin dan memperki...
-
Al Halim - Maha Penyantun وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ حَلِيْمٌ Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun, Maha Penyantun....
-
Al Jalil - Maha Agung وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَا لْاِ كْرَا مِ ۚ "Dan tetap kekal Wajah Rabbmu yang memiliki Keagunga...