Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah memimpin siapa yang dikehendakinya menuju jalan yang lurus. Quran An Nur 46
Unta, langit, Gunung dan Bumi
Kuat tetapi taat seperti unta, menaungi seperti langit, kokoh berpendirian seperti gunung, berhati lapang seperti bumi. Keluar dan memperhatikan ciptaan Allah. Unta, langit, gunung dan bumi. Adakah sifat terpuji seperti taat, bijaksana, berpendirian dan berhati lapang ada pada diri kita sebagai seorang mukmin?
QS Al Ghasiyah 17-20
Bismillahi Rahmaani Rahiim
Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan ,Dan langit, bagaimana ia ditinggikan ?Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan ?Dan bumi bagaimana ia dihamparkan ?
Shodaqollahul’adziim Sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad dari Anas ra, dia berkata:
“Kami pernah dilarang bertanya kepada Rasulullah shallahu alaihi wassalam mengenai sesuatu. Yang mengherankan kami, ada seseorang dari penduduk pedalaman yang berakal datang, lalu bertanya kepada beliau sedang kami mendengar. Orang Badui itu datang dan berkata: “Hai Muhammad, sesungguhnya telah datang utusanmu kepada kami, lalu dia mengaku bahwa engkau menganggap bahwa Allah telah mengutusmu.” “Benar,” jawab beliau. “Lalu siapa yang telah menciptakan langit?” tanya orang itu. Beliau menjawab, “Allah.” “Siapa pula yang menciptakan bumi?” tanyanya lebih lanjut. Beliaupun menjawab, “Allah.” Selanjutnya orang itu bertanya: “Jadi, Rabb yang telah menciptakan langit dan bumi serta menegakkan gunung-gunung itu, Allah kah yang telah mengutusmu?”
Beliau pun menjawab, “Benar.” Orang itu melanjutkan, “Selain itu, utusanmu juga mengaku bahwa kami berkewajiban mengerjakan shalat lima waktu dalam satu hari satu malam?” Maka beliau menjawab: “Benar.” Dia bertanya, “Demi Rabb yang telah mengutusmu, Allah kah yang telah memerintahkan hal tersebut?” Beliau mejawab, “Benar.” Kemudian orang itu berkata, “Utusanmu mengatakan bahwa kami berkewajiban mengeluarkan zakat dari harta-harta kami.” Lalu Rasulullah menjawab, “Benar.” Orang itu pun bertanya, “Demi Rabb yang mengutusmu, Allah kah yang telah memerintahkanmu dengan hal ini?” Nabi menjawab, “Benar.” Orang itu juga berkata, “Utusanmu juga mengaku kepada kami bahwa kami berkewajiban menunaikan ibadah haji ke Baitullah bagi yang mampu melakukan perjalanan kesana.” Beliau menjawab, “Benar.” Kemudian orang itu berpaling seraya berkata, “Demi Rabb yang telah mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak melakukan penambahan dan pengurangan terhadapnya sedikitpun.” Maka Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda, “Jika benar, dia pasti masuk surga.” Hadits tersebut diriwayatkan oleh Muslim, dan diriwayatkan oleh al-Bukhari secara mu’allaq. Juga diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan an-Nasa-i. Serta diriwayatkan oleh Imam Ahmad, al-Bukhari, Abu Dawud, an-Nasa-i, dan Ibnu Majah dari Anas, dengan seluruh muatan hadits yang panjang. Dan pada bagian akhir dia mengatakan, “Dan aku adalah Dhimam bin Tsa’labah, saudara Bani Sa’ad bin Bakr.” Alhamdulillah#quran #jumatberkah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Surat kedua dalam Al Quran dinamakan surat Al Baqarah karena di dalamnya terdapat kisah tentang penyembelihan sapi betina yang dilakukan...
-
Tidak layak bagi seseorang yang mengaku dirinya mencintai Allah dan RasulNya membenci para sahabat Rasulullah Muhammad SAW. Orang-orang yan...
-
Menulis ulang surat Al Baqarah ayat 183-189. Pada beberapa bagian akhir ayat-ayat ini, Allah ﷻ menyampaikan beberapa harapan kepada kaum...
-
Al Quran diturunlah Allah Azza wa Jalla sebagai petunjuk bagi umat manusia. Salah satu petunjuk tersebut diberikan bagi kaum muslimin untuk ...
-
Sabar dan tenang adalah dua sifat yang disukai Allah Subhanahu wa Ta'ala. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al Quran:...
-
Saat belum lagi buku catatan amal dibagikan nanti di hari pembalasan, setiap manusia sesungguhnya telah mengetahui dan mengingat segala pe...
-
Utsman Bin Mazh'un merupakan sahabat yang pertama-tama masuk Islam yakni kala masih disebarkan secara diam-diam. Ia adalah orang ...
-
Umeir bin Wahab adalah seorang Quraisy yang memerangi Islam di perang Badar. Ia diutus untuk memata-matai tentara muslimin dan memperki...
-
Al Halim - Maha Penyantun وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ حَلِيْمٌ Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun, Maha Penyantun....
-
Al Jalil - Maha Agung وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَا لْاِ كْرَا مِ ۚ "Dan tetap kekal Wajah Rabbmu yang memiliki Keagunga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar