Asmaul Husna: Ar Rahman



Ar Rahman – Sang Maha Pengasih

Allah yang Maha Pengasih. Dia mengasihi semua makhlukNya. Dia Maha Pemurah akan kasih sayang-Nya. Rahman  juga berasal dari rahma atau ampunan. Allah adalah pemberi berkah dan yang menangkal segala kejahatan. Melalui doa dan kerendahan diri  kita berharap kasih sayang-Nya.

قُلۡ هُوَ ٱلرَّحۡمَـٰنُ

“Katakanlah, Dia adalah Allah yang Maha Pengasih…” QS Al Mulk 67:29

Kasih sayang Allah diberikan kepada semua makhluk ciptaanNya. Tak terkecuali manusia, apakah manusia itu percaya kepadaNya atau tidak. Allah menyediakan segalanya bagi mereka dan memberi kesehatan, serta apa yang mereka minta.

نُصِيبُ بِرَحۡمَتِنَا مَن نَّشَآءُ‌ۖ وَلَا نُضِيعُ أَجۡرَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ 

“…Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” QS Yusuf 12:56


ٱلرَّحۡمَـٰنُ (١) عَلَّمَ ٱلۡقُرۡءَانَ (٢) خَلَقَ ٱلۡإِنسَـٰنَ (٣) عَلَّمَهُ ٱلۡبَيَانَ (٤) ٱلشَّمۡسُ وَٱلۡقَمَرُ بِحُسۡبَانٍ۬ (٥) وَٱلنَّجۡمُ وَٱلشَّجَرُ يَسۡجُدَانِ (٦) وَٱلسَّمَآءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ ٱلۡمِيزَانَ (٧) أَلَّا تَطۡغَوۡاْ فِى ٱلۡمِيزَانِ (٨) وَأَقِيمُواْ ٱلۡوَزۡنَ بِٱلۡقِسۡطِ وَلَا تُخۡسِرُواْ ٱلۡمِيزَانَ (٩) وَٱلۡأَرۡضَ وَضَعَهَا لِلۡأَنَامِ (١٠) فِيہَا فَـٰكِهَةٌ۬ وَٱلنَّخۡلُ ذَاتُ ٱلۡأَكۡمَامِ (١١) وَٱلۡحَبُّ ذُو ٱلۡعَصۡفِ وَٱلرَّيۡحَانُ (١٢) فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (١٣)

“(Allah) Yang Maha Pemurah, (1) Yang telah mengajarkan Al Qur’an. (2) Dia menciptakan manusia, (3) Mengajarnya pandai berbicara. (4) Matahari dan bulan [beredar] menurut perhitungan. (5) Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya. (6) Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca [keadilan]. (7) Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. (8)Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. (9) Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk [Nya]. (10) Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. (11) Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. (12) Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (13)” QS Rahman 55:1-13

Rasulullah Shallalahu Alaihi Wassalam bersabda: "Allah telah menjadikan rahmat (kasih sayang) itu 100 bagian, dan Allah menahan di sisi-Nya pemberian terhadap 99 rahmat (pada hari kiamat). Dan Allah hanya menurunkan satu bagian rahmat ke bumi. Dari rahmat yang satu itu, para makhluk saling mengasihi, hingga binatang ternak pun mengangkat kakinya karena takut anaknya terinjak. (HR Muslim)

KepadaNya kita berdoa pada setiap langkah kehidupan kita dengan mengucapkan

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” QS 1:1


Mulailah dengan belajar mengasihi semua makhluk ciptaan Allah. 

Alhamdulillah

Kisah Para Pemikul Dosa




Orang-orang lalai pada hari kiamat dengan berbuat dosa dan keburukan akan ditemani dengan amal jeleknya itu di kubur sampai hari kiamat. Dosanya akan menungganginya sampai Allah membuat perhitungan kepadanya.

Bismillahi Rahmaani Rahiim
“Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Tuhan; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata: "Alangkah besarnya penyesalan kami, terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu!", sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amat buruklah apa yang mereka pikul itu.” Qs Al An’am 6:31

Shodaqallahul’adziim

Orang-orang yang mendustakan hari kiamat dikabarkan Allah dalam ayat ini akan mengalami kekecewaan dan penyesalan. Mereka kecewa karena mengalami kiamat secara tiba-tiba dan menyesal karena lalai terhadap amal shaleh dan telah melakukan perbuatan jahat.

Pada hari pertemuan dengan Allah, mereka berkata tentang penyesalannya sambil memikul dosa-dosa di punggungnya.

Ibnu Katsir mengambil perkataan Ibnu Abu Hatim dari Abu Marzuq dalam kitab tafsirnya menceritakan perihal orang yang memikul dosa ini.

Orang kafir atau orang durhaka ketika keluar dari kuburnya disambut oleh seorang yang rupanya sangat buruk dan baunya sangat busuk.

Lalu (orang yang menyambut) ditanya, “Siapakah kamu?” Ia menjawab, “Apakah kamu tidak mengenalku?”

Si kafir menjawab, “Tidak demi Allah, hanya Allah telah memburukkan mukamu dan membusukkan baumu.”

Lalu yang ditanya menjawab, “Aku adalah amal perbuatanmu, seperti inilah keadaanmu sewaktu di dunia, yaitu buruk dan busuk. Sekarang kemarilah kamu, aku akan menaikimu sebagai pembalasan selama engkau menaikiku sewaktu di dunia.”

Asbat telah meriwayatkan dari As Saddi yang mengatakan, bahwa tiada seorang zalim pun yang dimasukkan ke dalam kuburnya melainkan didatangi oleh seorang lelaki yang buruk wajahnya, hitam lagi busuk baunya dan memakai pakaian yang sangat kotor, lelaki itu masuk ke dalam kubur bersamanya.

Apabila si zalim melihatnya, ia bertanya, “Mengapa wajahmu sangat buruk?”
Dijawab, “Demikian pula perbuatanmu dahulu, buruk seperti aku.” Ia bertanya, “Mengapa baumu sangat busuk?” Dijawab, “Demikian pula amal perbuatanmu dahulu, busuk seperti aku.”

Ia bertanya, “Mengapa pakaianmu kotor?” Dijawab, “Sesungguhnya amal perbuatanmu dahulu kotor.”

Ia bertanya, “Siapakah kamu sebenarnya?” Dijawab, “Amal perbuatanmu.”

Lalu ia bersamanya di dalam kuburnya. Apabila ia dibangkitkan pada hari kiamat, maka amalnya itu berkata kepadanya, “Sesungguhnya dahulu ketika di dunia akulah yang yang menggendongmu dengan semua kelezatan dan nafsu syahwat, sekarang gantian engkaulah yang menggendongku.” Maka amalnya itu menaiki punggungnya, lalu orang tersebut digiring oleh amalnya hingga masuk ke dalam neraka.

Tak pernah ada kata terlambat untuk bertobat dan tidak mengulangi lagi dosa-dosa kita.


Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Rashid


Saat tengah berputus asa, pemuda-pemuda yang berlindung dari kejahatan di dalam gua seperti terdapat dalam surat Al Kahfi berdoa.

إِذۡ أَوَى ٱلۡفِتۡيَةُ إِلَى ٱلۡكَهۡفِ فَقَالُواْ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةً۬ وَهَيِّئۡ لَنَا مِنۡ أَمۡرِنَا رَشَدً۬ا
“Ingatlah tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdo’a: "Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini".” QS Al Kahfi 18:10

Pemuda-pemuda tersebut meminta petunjuk, meminta bimbingan. Allah sempurna dalam pertimbangan benar, hebat dalam kearifan, rancanganNya selalu tepat. Dialah yang Maha Esa yang memandu ke arah pertimbangan-pertimbangan benar. Dia telah menunjukkan kepada kita jalan yang benar dalam ajaran-ajaran para nabi-Nya, sedemikian jelasnya sehingga sifat manusia akan siap mengikutinya.

قَد تَّبَيَّنَ ٱلرُّشۡدُ مِنَ ٱلۡغَىِّ‌ۚ
“Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.”
 QS Al Baqarah 2:256

Patisari semua bimbingan-Nya yang sempurna adalah kitab suci Al Quran.

يَہۡدِىٓ إِلَى ٱلرُّشۡدِ 

“(Al Quran yang) memberi  petunjuk kepada jalan yang benar…” 
QS Al Jin 72:2

Hanya ada satu jalan yang benar, meskipun jalan yang salah itu banyak. Begitu seseorang meninggalkan jalan yang benar, dia terlantar sendiri dengan sarana-sarananya yang terbatas, dan akhirnya akan benar-benar tersesat.

مَن يَہۡدِ ٱللَّهُ فَهُوَ ٱلۡمُهۡتَدِ‌ۖ وَمَن يُضۡلِلۡ فَلَن تَجِدَ لَهُ ۥ وَلِيًّ۬ا مُّرۡشِدً۬ا
“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk, dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.” 
Qs Al Kahfi 18:17

Dari Ali ra bahwa Rasulullah Shallalahu Alaihi Wassalam bersabda: "Bacalah

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالسَّدَادَ

Allahuma ini asalukal huda wasaddaad. 

(Ya Allah aku memohon kepadaMu petunjuk dan kebenaran).
 HR Muslim

Ucapkan apa saja yang baik dan buanglah yang jahat.

Alhamdulillah


Seperti Anak Sendiri

Para ahli kitab telah mengetahui perihal kedatangan nabi akhir jaman, Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam. Namun, mereka tetap menyangkalnya dan tak beriman.

QS Al An’am 6:20

Bismillahi Rahmaani Rahiim

Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah).
Shodaqollahul’adzim

Pada satu riwayat dikemukakan bahwa an Nahham bin Zaid Qurdum bin Kaab dan Bahri bin Umar menghadap Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam dan berkata, “Hai Muhammad! Engkau tidak mengetahui bahwa ada Tuhan selain Allah.” Bersabdalah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam, “Tidak ada Tuhan selain Allah. Dengan (membawa penjelasan) itu aku diutus dan kepada (kepercayaan) itu aku mengajak (dawah).” Maka Allah menurunkan ayat ini sebagai penegasan bahwa Allah adalah Maha Esa, sebagaimana mereka ketahui dari Kitab Taurat.

Allah Subhanahu Wa Taala menegaskan dalam ayat ini bahwa para ahli kitab sebenarnya telah mengetahui perihal kedatangan nabi akhir jaman dari kabar berita rasul terdahulu. Maka dikatakanlah bahwa mereka itu mengenal nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam seperti anak mereka sendiri. Para rasul Allah yang datang sebelum nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam telah memberitahukan mengenai sifatnya, ciri khasnya, negeri tempat tinggalnya, tempat hijrahnya sampai sifat-sifat umatnya. Sayangnya, saat nabi yang terakhir itu datang, para ahli kitab itu menyangkalnya. Sehingga Allah mengatakan pada akhir ayat, para ahli kitab yang menyangkal KeEsaan Allah dan kedatangan RasulNya sebagai orang-orang yang merugikan dirinya sendiri. Meskipun berita gembira itu telah jelas perihalnya, mereka tetap tidak beriman.  

ALLAHUMMA SHOLLI 'ALA MUHAMMAD WA 'ALA ALI MUHAMMAD

Alhamdulillah
#quran


Asmaul Husna: Al Alim


Al Alim - Yang Maha Mengetahui

Allah yang Maha Mengetahui, mengetahui semua kunci-kunci pengetahuan yang tak diketahui manusia. Allah mengetahui dalam kegelapan dan dalam cahaya. Apa yang terjadi kini dan nanti. Pengetahuan Allah yang diberikan kepada umat manusia hanyalah sedikit bagian saja.


Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui. Qs Al Hijr 15:86

Pengetahuan Allah bersifat menyeluruh. Mencakup segala hal yang terlihat dan tak terlihat, sekarang dan masa depan, dekat dan jauh, yang ada dan tak ada.



Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" Qs Al An An’am 6:59


Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. QS Lukman 31:34



Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit". QS Al Isra 17:85

Pengetahuan manusia hanyalah sedikit. Allah dinamai juga Allam (Banyak Mengetahui) dan Alim (sang Mengetahui), Dia juga disebut Muhiit (Melebihi dalam pengetahuan).


Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu. QS At Talaq 65:12

Pengetahuan sejati adalah rasa takut kepada Allah

Alhamdulillah

Sudahkah Kita Termasuk Mereka yang Didoakan Malaikat?




Bismillahi Rahmaani Rahiim. Sudahkah kita termasuk mereka yang didoakan malaikat? QS Ghafir 40:7-9

(Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): 

"Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala,

Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, 

Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar".

Shodaqollahul adziim.


Semoga kita menjadi hamba yang selalu taubat kepadaNya dan mengikuti jalanNya. Aamiin. 

Alhamdulillah

Kegembiraan karena Pertobatan



Kegembiraan Allah mendapati kita sebagai hambaNya yang bertobat melebihi kegembiraan kita sebagai manusia saat menemukan kembali barang milik kita yang hilang. Demikianlah kasih sayang Allah Subhanahu wa Taala kepada hambanya yang bertobat.

QS As Syuara 42:25

Bismillahi Rahmaani Rahiim

“Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Shodaqollahul’adziim

لله أشد فرحا بتوبة عبده حين يتوب إليه من أحدكم كان على راحلته بأرض فلاة، فانفلتت منه وعليها طعامه وشرابه فأيس منها، فأتى شجرة فاضطجع في ظلها، وقد أيس من راحلته، فبينما هو كذلك إذا هو بها، قائمة عنده ، فأخذ بخطامها ثم قال من شدة الفرح‏:‏ اللهم أنت عبدي وأنا ربك، أخطأ من شدة الفرح‏"‏‏.‏

Dari Anas ibn Malik, Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Sungguh Allah lebih gembira dengan tobatnya seseorang hamba saat si hamba bertobat kepada-Nya daripada seseorang di antara kamu yang unta kendaraannya berada di padang pasir, lalu unta kendaraannya itu kabur darinya, sedangkan pada kendaraannya terdapat makanan dan air minumnya. Dia putus asa untuk dapat menangkap unta kendaraannya itu. Akhirnya, ia mendatangi sebuah pohon dan membaringkan dirinya di bawah naungannya, karena tidak punya harapan lagi untuk dapat menangkap untanya. Ketika ia sedang dalam keadaan istirahat, tiba-tiba unta kendaraanya ia jumpai sedang berdiri disisinya, lalu ia pegang tali kendalinya. Kemudian ia mengatakan karena kegembiraa yang sangat, “Ya Allah, Engkau adalah abdikau dan aku adalah tuanMu," - dia keliru dalam berbicara karena kegembiraan yang sangat.”
HR Bukhari dan Muslim


Alhamdulillah

Doa Memohon Ampunan Allah



Kembali kepada Allah untuk sejenak melupakan dunia. Itulah kenikmatan sesungguhnya. Dunia yang fana adalah ujian dan sebaik-baik urusan adalah menyerahkannya kepada yang Maha Kuasa. Berdoa kepadaNya, memohon ampunanNya serta memohon perlindunganNya agar saat kita meninggalkan dunia ini kita bisa kembali kepada rahmatNya dan terhindar dari siksaNya. Itu adalah sebuah pengharapan terbesar yang bisa kita panjatkan. 

Allah Subhanahu Wa Taala berfirman dalam Al Quran Surat Ali Imran ayat 13-16:

قَدۡ ڪَانَ لَكُمۡ ءَايَةٌ۬ فِى فِئَتَيۡنِ ٱلۡتَقَتَا‌ۖ فِئَةٌ۬ تُقَـٰتِلُ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَأُخۡرَىٰ ڪَافِرَةٌ۬ يَرَوۡنَهُم مِّثۡلَيۡهِمۡ رَأۡىَ ٱلۡعَيۡنِ‌ۚ وَٱللَّهُ يُؤَيِّدُ بِنَصۡرِهِۦ مَن يَشَآءُ‌ۗ إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَعِبۡرَةً۬ لِّأُوْلِى ٱلۡأَبۡصَـٰرِ (١٣) زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٲتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلۡبَنِينَ وَٱلۡقَنَـٰطِيرِ ٱلۡمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلۡفِضَّةِ وَٱلۡخَيۡلِ ٱلۡمُسَوَّمَةِ وَٱلۡأَنۡعَـٰمِ وَٱلۡحَرۡثِ‌ۗ ذَٲلِكَ مَتَـٰعُ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا‌ۖ وَٱللَّهُ عِندَهُ ۥ حُسۡنُ ٱلۡمَـَٔابِ (١٤) ۞ قُلۡ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيۡرٍ۬ مِّن ذَٲلِڪُمۡ‌ۚ لِلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ عِندَ رَبِّهِمۡ جَنَّـٰتٌ۬ تَجۡرِى مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا وَأَزۡوَٲجٌ۬ مُّطَهَّرَةٌ۬ وَرِضۡوَٲنٌ۬ مِّنَ ٱللَّهِ‌ۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِٱلۡعِبَادِ (١٥) ٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ إِنَّنَآ ءَامَنَّا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ (١٦)
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?". Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

(Yaitu) orang-orang yang berdoa: 



"Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka."

Amin yaa Rabbal Alamin...

Alhamdulillah

5 Pelajaran Bagi Umat Muslim dari Muhammad Ali

Asmaul Husna: Dhu’l Jalal Wa’l Ikram



Penguasa Keagungan dan Kemurahan

Allah adalah Pemilik Keagungan dan Kehormatan tertinggi. Allah menganugerahi manusia kehormatan, maka sudah selayaknya manusia menghormatiNya. Melaksanakan kewajiban kepadaNya adalah penghormatan manusia kepada Allah.




Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia. 
QS Ar Rahman 55:78

Allah adalah Pemilik Keagungan, Ketinggian dan Kehormatan tertinggi. Ini adalah rangkuman dari semua sifat mulia dari nama-nama Allah. Ikram (Kemuliaan) terdiri dari Kemurahan dan Kehormatan. Allah patut dihormati oleh makhluk yang diciptakan-Nya.



Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. 
QS Al Haj 22:77

Allah juga telah menganugrahi manusia dengan kehormatan.



Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. 
QS Al Israa 17:70

Demikianlah nama Allah yang kita sebut dalam doa-doa kita.

"‏ اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ ‏"
Setiap usai mengerjakan sholat, Rasulullah Shalallhu Alaihi Wassalam memohon ampunan kepada Allah tiga kali lalu berkata, “Ya, Allah, Engkau adalah Yang Maha Damai dan dari-Mu-lah datang segala kedamaian, berkahlah Engkau, Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.” Sahih Muslim.

Tuhan telah memberlakukan kewajiban-kewajiban moral tertentu, janganlah membatalkannya, Dia telah melarang hal-hal tertentu, janganlah mengasyikkan diri dalam hal-hal itu, Dia telah menetapkan batas-batas tertentu, janganlah melanggarnya, Dia membisu dalam hal-hal tertentu, maka janganlah dengan sengaja mempertengkarkan hal-hal itu. (Ad Darqutni)

JANGAN PERNAH MENGANGGAP DIRI KITA BEBAS DARI KEWAJIBAN MELAYANI ALLAH

Alhamdulillah


Malam Penuh Ampunan



Pada suatu malam Allah menurunkan Al Quran dan menyempurnakan kitabNya. Malam saat mereka mendirikan sholat, memohonkan ampunan atas segala dosa. Malam saat dimana beribadah kepadaNya dinilai seperti sepanjang umur hidup manusia. Malam saat kedamaian dan para malaikat turun menaunginya.

Pada malam itulah, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam banyak bersujud kepadaNya.  Segala kebaikan dibalas dengan kebaikan yang dilakukan selama 1000 bulan. Malaikat mendoakan mereka yang mendekatkan diri kepadaNya di masjid-masjid. Malam penuh kasih sayang. Itulah malam kemuliaan, malam penuh ampunan, malam lailatul qodar.

Bismillahi Rahmaani Rahiim

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”  Qs Al Qadr 97:3

Shodaqollahul’adzim

"‏ اللهم إنك عفو تحب العفو فاعفُ عني‏"

Dari Aisyah ra:

Aku bertanya kepada Rasullah SAW, “Ya, Rasulullah, jika kita mendapati malam lailatul qadar apa yang kita mohonkan di dalamnya?” Beliau SAW menjawab: “Engkau bisa membaca “Allahumma innaka 'afuwwun, tuhibbul-'afwa, fa'fu 'anni” (Ya Allah, Engkau yang Maha Pemaaf, Engkau senang memberi maaf, maka maafkanlah saya).

Hadist Riwayat Tirmidzi

Alhamdulillah



Segala Puji Hanya Bagi Allah


Tak ada sekutu bagiNya. Tak ada yang bisa menandingi Allah Subhanahu Wa Taala. Segala puji hanya bagiNya satu-satunya Tuhan Pencipta Alam Semesta.

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضَ وَجَعَلَ ٱلظُّلُمَـٰتِ وَٱلنُّورَ‌ۖ ثُمَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِرَبِّہِمۡ يَعۡدِلُونَ (١)

QS Al An’am 6:1

Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.
Shodaqollahul’adzim

Inilah surat Al An’am, salah satu surat mulia yang diturunkan Allah Subhanahu wa taala di Mekah dalam satu malam sekaligus. Satu dari lima surat mulia yang diawali dengan kalian pujian bagi Allah, Alhamdulillah. Selain surat Al Fatihah, Al Kahfi, Saba dan Fathir.

Kemuliaan Allah dinyatakan dalam pemujianNya pada lafazh Alhamdulillah. Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, serta mengadakan gelap dan terang. Sebagaimana disebutkan pada ayat pertama surat Al An;am yang turun diiringi 70 ribu malaikat, seperti diwirayatkan dari Ibnu Abbas dalam hadist riwayat At Thabrany.

Allah menciptakan (خَلَقَ) – kholaqo- langit dan bumi serta mengadakan (جَعَلَ) – ja’ala - gelap dan terang. Pada surat mulia ini, Allah melukiskan penciptaanNya itu dengan dua kata berbeda antara menciptakan (خَلَقَ) langit dan bumi serta gelap dan terang. Mengadakan (جَعَلَ ) gelap dan terang dimaksudkan sebagai sesuatu yang abstrak. Inilah keindahan Al Quran.

Keindahan lainnya, Allah menurunkan kata gelap atau kegelapan dalam bentuk jamak (الظُّلُمَاتِ) sedangkan kata terang dalam bentuk tunggal (النُّور). Satu cahayaNya adalah lebih mulia dari sekian banyak kegelapan. Allah memberikan cahaya bagi bumi bagi makhluknya dalam mencari rezekiNya. Allah menerangi hati-hati manusia dengan cahaya cintaNya.

Sama halnya tatkala Allah menyebutkan kata kanan dan kiri dalam Al Quran surat An Nahl 16:48.

أَوَلَمۡ يَرَوۡاْ إِلَىٰ مَا خَلَقَ ٱللَّهُ مِن شَىۡءٍ۬ يَتَفَيَّؤُاْ ظِلَـٰلُهُ ۥ عَنِ ٱلۡيَمِينِ وَٱلشَّمَآٮِٕلِ سُجَّدً۬ا لِّلَّهِ وَهُمۡ دَٲخِرُونَ (٤٨)

“Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri?”

Allah menyebutkan kata kanan (الْيَمِين) dengan bentuk tunggal, dan kata kiri (الشَّمَائِل) dengan bentuk jamak. Bahwa kekuasaan Allah yang satu akan mengalahkan banyaknya kebathilan. Selain gelap dan terang, kiri dan kanan.

Pada surat Al An’am ini penyebutan jamak dan tunggal diterangkan Allah di ayat 153. Al Quran adalah kata jalan yang lurus.

وَأَنَّ هَـٰذَا صِرَٲطِى مُسۡتَقِيمً۬ا فَٱتَّبِعُوهُ‌ۖ وَلَا تَتَّبِعُواْ ٱلسُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمۡ عَن سَبِيلِهِۦ‌ۚ ذَٲلِكُمۡ وَصَّٮٰكُم بِهِۦ لَعَلَّڪُمۡ تَتَّقُونَ (١٥٣)

“dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.”

Jalan lurus (صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا) sebagai jalan satu-satunya kepada Allah disebutkan dengan bentuk tunggal, sedangkan penyebutan jalan-jalan yang lain selain jalan lurus itu dengan bentuk jamak (السُّبُل). Jalan lurus kepada Allah yang satu merupakan jalan yang benar dari jalan-jalan lain yang banyak.

Sungguh sayang, walaupun tahu keberadaan Allah, manusia tetap saja menyandingkan Tuhan-Tuhan yang lain untuk disembah. Orang kafir menjadikan sekutu, tandingan-tandingan lain bagi Allah. Menjadikan benda, hal atau sesuatu lebih bernilai selain dariNya.

" إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ خَلَقَ خَلْقَهُ فِي ظُلْمَةٍ فَأَلْقَى عَلَيْهِمْ مِنْ نُورِهِ فَمَنْ أَصَابَهُ مِنْ ذَلِكَ النُّورِ اهْتَدَى وَمَنْ أَخْطَأَهُ ضَلَّ فَلِذَلِكَ أَقُولُ جَفَّ الْقَلَمُ عَلَى عِلْمِ اللَّهِ "

Dari Abdullah bin Amr, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menciptakan ciptaanNya dalam gelap, lalu Allah menaungi cahayaNya bagi mereka, maka siapa yang tersentuh cahayaNya ia telah diberi petunjuk, dan barangsiapa yang tidak maka ia pupus menjadi abu. Karena hal itu, telah keringlah pena atas ilmu Allah.” Hadist Riwayat Tirmidzi.

Alhamdulillah

Kisah Taubatnya Sang Pencuri Kain Kafan