Tampilkan postingan dengan label asmaulhusna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asmaulhusna. Tampilkan semua postingan

Asmaul Husna. Al Karim


 

Al Karim - Maha Mulia


Nabi Sulaiman alaihissalam berkata sebagaimana disebutkan dalam Al Quran:


وَمَنْ شَكَرَ فَاِ نَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖ ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِ نَّ رَبِّيْ غَنِيٌّ كَرِيْمٌ


"Barang siapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barang siapa ingkar, maka sesungguhnya Rabbku Maha Kaya, Maha Mulia."

Quran An-Naml  40


Allah ﷻ telah menciptakan bagi kita benda-benda di bumi. Al Karim berarti juga yang Maha Pemurah,  Maha Dermawan. 


وَسَخَّرَ لَـكُمُ الَّيْلَ وَا لنَّهَا رَ ۙ وَا لشَّمْسَ وَا لْقَمَرَ ۗ وَا لنُّجُوْمُ مُسَخَّرٰتٌ بِۢاَمْرِهٖ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّـقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ ۙ 


"Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu, dan bintang-bintang dikendalikan dengan perintah-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang mengerti,"

Qutan An-Nahl 12


Kedermawanan-Nya diberikan kepada siapa yang dikehendaki. 


كُلًّا نُّمِدُّ هٰۤؤُلَآ ءِ وَهٰۤؤُلَآ ءِ مِنْ عَطَآءِ رَبِّكَ ۗ وَمَا كَا نَ عَطَآءُ رَبِّكَ مَحْظُوْرًا

"Kepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (golongan) itu (yang menginginkan akhirat), Kami berikan bantuan dari kemurahan Rabbmu. Dan kemurahan Rabbmu tidak dapat dihalangi."

Quran Al-Isra' 20


Allah ﷻ yang Maha Pemurah memberikan imbalan atas perbuatan baik.


مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗۤ اَضْعَا فًا کَثِيْرَةً ۗ وَا للّٰهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُطُ ۖ وَ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

"Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipat-gandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan."

Quran Al-Baqarah 245)


Janganlah manusia mengingkari Kepemurahan-Nya. 


يٰۤاَ يُّهَا الْاِ نْسَا نُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيْمِ ۙ 

"Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Rabbmu Yang Maha Pemurah?"

Quran Al-Infitar 6


Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,  bersabda Rasulullah ﷺ:


أَلَا أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ إِذَا قُلْتَهُنَّ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ وَإِنْ كُنْتَ مَغْفُورًا لَكَ؟ قَالَ: قُلْ: 

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ العَلِيُّ العَظِيمُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الحَلِيمُ الكَرِيمُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيمِ.


Wahai Ali maukah aku ajarkan kepadamu sekumpulan kalimat yang jika engkau mengucapnya maka Allah akan mengampunimu? “Ucapkanlah:

Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Mahat Tnggi lagi Maha Agung, tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Santun lagi Maha Mulia, tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah, Maha Suci Allah Rabb pemilik Aray yang Agung.” (HR Tirmidzi)


Menyadari banyaknya Rahmat yang telah Allahﷻ berikan menjadikan kita banyak bersyukur


Alhamdulillah

Asmaul Husna Al Jalil


Al Jalil - Maha Agung

وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَا لْاِ كْرَا مِ ۚ 

"Dan tetap kekal Wajah Rabbmu yang memiliki Keagungandan Kemuliaan."

Quran Ar-Rahman 27


Allah begitu megah dan indah. Kepada-Nya segala kehormatan dan kesetiaan itu dilimpahkan.  


قُلِ اللّٰهَ اَعْبُدُ مُخْلِصًا لَّهٗ دِيْنِى ۙ 

"Katakanlah, Hanya Allah yang aku sembah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku."

Quran Az-Zumar 14


Al Jalil artinya Yang Esa yang terlalu besar untuk mengimplementasikan umat manusia. Bahkan keagungan Allah ﷻ yang dipancarkan itu saja terlalu besar bagi substansi zat.


Kisah nabi Musa Alaihissalam dalam Al Quran adalah salah satu contoh yang sangat kuasa dan kemegahan Allah  ﷻ.



ولما جآء موسى لميقا تنا وكلمه ربه قا ل رب ارني انظر اليك قا ل لن ترٮني ولكن انظر الى الجبل فا ن استقر مكا نه فسوف ترٮني فلما تجلى ربه للجبل جعله دكا وخر موسى صعقا فلما افا ق قا ل سبحنك تبت اليك وا نا ا ول المؤمنين


Dan Musa datang untuk (munajat) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, (Musa) ketika berkata, Ya Rabbku, tampakkanlah (diri-Mu) kepadaku agar aku dapat melihat Engkau. (Allah) berfirman, Engkau tidak akan (sanggup) melihat-Ku, namun lihatlah ke gunung itu, jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya engkau dapat melihat-Ku. Maka ketika Tuhannya menampakkan (keagungan-Nya) kepada gunung itu, gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Setelah Musa sadar, dia berkata, Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku adalah orang yang pertama-tama beriman. "

Quran Al-A'raf 143


Manakala berdoa kita panjatkan dengan pujian atas namanya Al Jalil.


Dari Anas Radhiyallahu berkata, Rasulullah bersabda: 

ألظّوا ب يا ذا الجلال والإكرام 

"Berdoalah dengan menyebut Yaa Dzaljalaali wal ikram (wahai Dzat Yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan)." (HR Tirmidzi) 


Mempercayakan kemegahan Allahﷻ akan menjawab setiap masalah. 


Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Hafiz



Al Hafiz - Maha Pemelihara


إن ربى على كل شىء حفيظ
'Sesungguhnya Rabbku Maha Pemelihara Segala Sesuatu. "
Quran Hud 57

إن الله يمسك السموت والأرض أن تزولا ولئن زالتآ إن أمسكهما من أحد من بعده إنه كان حليما غفورا
" Sungguh, Allah Yang Menahan langit Dan bumi agar TIDAK lenyap; dan jika kelelahan akan lenyap tidak ada seorang pun yang mampu menahannya selain Allah. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun. "
Quran Fatir 41

Allah ﷻ menjaga Al quran sehingga tak berubah isinya di kitab suci sebelumnya. " Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya. "
Quran Al Maidah 48

Manusia bisa melupakan apa yang telah diperbuat di masa lampau. Namun, Allah mencatat perbuatan perbuatan manusia. "Dia (Musa) menjawab, Pengetahuan tentang itu ada pada Rabbku, di dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuz), Rabbku tidak akan salah atau lupa;" Quran Ta-Ha 52

وما من دآبة فى الأرض ولا طئر يطير بجناحيه إلآ أمم أمثالكم ما فرطنا فى الكتب من شىء ثم إلى ربهم يحشرون "Dan TIDAK ADA Seekor Binatang pun Yang ADA di Bumi dan burung-burung Yang terbang DENGAN kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat-umat (juga) seperti kamu. Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam Kitab, kemudian kepada Rabb mereka dikumpulkan. " Quran Al-An '

قَالَ عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّى فِى كِتٰبٍ ۖ لَّا يَضِلُّ رَبِّى وَلَا يَنْسَى Tidak hanya manusia, tapi semua makhluk dipelihara dengan seksama oleh Allah ﷻ.

Seorang yang percaya akan keyakinan bahwa Allah akan menjaga segala urusannya. "Dia (Ya'qub) berkata, Bagaimana aku akan mempercayakannya (Bunyamin) kepadamu, seperti aku telah mempercayakan saudaranya (Yusuf) kepada kamu dahulu? Maka antara Allah adalah penjaga yang terbaik dan Dia Maha Penyayang di para penyayang." Quran Yusuf 64

قال هل ءامنكم عليه إلا كمآ أمنتكم على



عن أبي العباس عبد الله بن عباس رضي الله عنهما قال: كنت خلف النبي صلى الله عليه وسلم يوما, فقال «يا غلام! ُنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: اِحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ ، اِحْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ ، إِذَالالا ألول فلَالا فل فلل وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوِاجْتَمَعَتْ عَلىَ أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ ؛ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ ، وَ إِنِ اجْتَمَعُوْا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْيْءٍ بِش لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ ، رُفِعَتِ الْأَقْلَامُ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ ». رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ ، وَقَالَ: حَدِيْثٌ حَسَنٌ صَحِيِحٌ. وَفِي رِوَايَةٍ غَيْرِ التِّرْمِذِيِّ: «اِحْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ أَمَامَكَ ، تَعَرَّفْ إِلَى اللهِ فِي الرخاف فيع فيع في فيع في وَاعْلَمْ أَنَّ مَاأَخْطَأَكَ ؛ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيْبَكَ ، وَمَا أَصَابَكَ ؛ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ ، وَاعْلَمْ أَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ ، وَأَنَّ الْفَرَجَ مَاعْلمْ أَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ ، وَأَنَّ الْفَرَجَ مَاعَ الكَرْبس وَأن الكَرْبس وَأنَ الكرْب وَأنَ الكرْب و

Dari Abul 'Abbas' Abdullah bin 'Abbâs Radhiyallahu'anhuma, ia mengatakan, “Pada suatu hari, aku pernah dibonceng di belakang Nabi Shallallahu' alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda, 'Wahai anak muda, aku akan mengajarkan beberapa kalimat:' Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, maka engkau akan mendapatkan-Nya di hadapanmu. Jika engkau memohon (meminta-minta), mohonlah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, bahwa seandainya seluruh umat berkumpul untuk memberi suatu manfaat kepadamu, maka mereka tidak dapat memberi manfaat kepadamu, kecuali sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah untukmu. Malah, jika mereka berkumpul untuk menimpakan suatu kemudharatan (bahaya) kepadamu, maka mereka tidak akan dapat menimpakan kemudharatan (bahaya) kepadamu, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering. '”(HR. At-Tirmidzi)

Berlindung kepada Allah ﷻ dengan memperbanyak ibadah kepada-Nya. 

Alhamdulillah 




Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Syakur


Al Syakur - Maha Mensyukuri

 إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ شَكُورٌ
Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri."
QS. Asy-Syura 23

Allahﷻ Maha Mesyukuri hamba-Nya,  memberi penghargaan atas kepatuhan berupa hadiah kebaikan, sebagian di dunia dan paling baik di alam baka.

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتٰبَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجٰرَةً لَّنْ تَبُورَ
لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِّنْ فَضْلِهِۦٓ ۚ إِنَّهُۥ غَفُورٌ شَكُورٌ
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an) dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi, agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri."
QS. Fatir  29-30

‎Maka Rasulullah ﷺ selalu mengingatkan seorang muslim yang percaya  akan nikmat akhirat ini untuk selalu berbuat kebaikan,  walau hanya sekadar menyunggingkan sebuah senyuman. Rasulullah ﷺ bersabda:

‎لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْق

‎“Janganlah engkau meremehkan kebaikan sekecil apapun, walaupun itu berupa cerahnya wajahmu ‎terhadap saudaramu.” (HR. Muslim)

Berbuat baik juga adalah cara manusia untuk bersyukur kepada-Nya dan Allahﷻ yang Maha Mensyukuri akan menambahkan lagi nikmatnya.

فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلٰلًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
"Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya."
QS. An-Nahl 114

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ
"Dan (ingatlah) ketika Rabbmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
QS. Ibrahim 7

Sebagai rasa syukur Allahﷻ kepada ketaatan manusia,  Allahﷻ akan memberi imbalan berupa kebahagiaan abadi.

إِنَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ أُولٰٓئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ
جَزَآؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِى مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًا ۖ رَّضِىَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُۥ
"Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.
Balasan mereka di sisi Rabb mereka ialah Surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Rabbnya
QS. Al-Bayyinah 7-8

Berterimakasih kepada manusia lain adalah salah satu bentuk berterimakasih kepada Allah. 

Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Akhir


Al Akhir - Yang Terakhir


هُوَ الْأَوَّلُ وَالْأَاخِرُ وَالظّٰهِرُ وَالْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
"Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir, dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
Quran Al-Hadid 3

Menjadi Yang Pertama dan Yang Terakhir menunjukkan bahwa waktu hanyalah sebuah fenomena yang diciptakan Allahﷻ. Yang Terakhir adalah Yang Abadi yang akan tetap bereksistensi setelah alam semesta lenyap.

فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُ
وَخَسَفَ الْقَمَرُ
وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ
يَقُولُ الْإِنْسٰنُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ الْمَفَرُّ
كَلَّا لَا وَزَرَ
إِلٰى رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمُسْتَقَرُّ
"Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
dan bulan pun telah hilang cahayanya,
lalu matahari dan bulan dikumpulkan,
pada hari itu manusia berkata, Ke mana tempat lari?
Tidak! Tidak ada tempat berlindung!
Hanya kepada Rabbmu tempat kembali pada hari itu."
Quran Al Qiyamah 7-12

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ وَرَبَّ اْلأَرْضِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةَ وَاْلإِنْجِيْلَ وَالْفُرْقَانَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ، اللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ
“Ya Allah Rabb sekalian langit dan bumi dan Rabb ‘Arsy yang agung Rabb kami dan Rabb segala sesuatu, Allah yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Yang menurunkan Taurat, Injil dan Al-Qur`an, Aku berlindung dari kejahatan segala sesuatu yang Engkaulah yang menguasai ubun-ubunnya. Ya Allah engkaulah Al-Awwal yang tiada sesuatu sebelum-Mu, dan engkaulah Al-Akhir yang tiada sesuatu setelah-Mu, Engkaulah Yang Zhahir Yang tiada sesuatu di atas-Mu dan engkau Al-Bathin, tiada yang lebih dekat dari-Mu sesuatupun, lunasilah hutang kami dan cukupilah kami dari kefakiran.” Dan Abu Shalih meriwayatkan ini dari Abu Hurairah. (HR Muslim)

Kehidupan yang paling indah adalah menikmati kebaikan kehidupan akhirat yang abadi

Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Awal



Al Awal - Yang Pertama

هُوَ الْأَوَّلُ وَالْأَاخِرُ وَالظّٰهِرُ وَالْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
"Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir, dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
Quran Al-Hadid 3

Allahﷻ adalah makhluk yang keberadaan-Nya tanpa permulaan karena kalau ada permulaan bagi-Nya pasti itulah yang membuat-Nya.  Sedangkan Allah tidak dibuat oleh yang lain.

Apa yang kita pahami dengan istilah "sebelum" dan "sesudah" hanyalah dalam pemahaman di kalangan manusia.  Manusia hidup dalam kurun waktu yang telah diatur oleh Allahﷻ sehingga berpikir akan sesuatu yang awal dan akhir. Namun,  Allahﷻ tidak diatur oleh waktu.

 وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ
"...Dan sesungguhnya sehari di sisi Rabbmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu."
Quran Al-Hajj 47

تَعْرُجُ الْمَلٰٓئِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ
"Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Rabb, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun."
Quran Al-Ma'arij 4

Akal manusia memiliki batasan yang tak bisa menembus seluruh keberadaan Sang Pencipta.  Manusia tak bisa sombong dengan berkata akan pemikirannya mengenai hal yang diluar jangkauan.

Rasulullah ﷺ bersabda:
لَنْ يَبْرَحَ النَّاسُ يَتَسَاءَلُونَ حَتَّى يَقُولُوا هَذَا اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَىْءٍ فَمَنْ خَلَقَ اللَّهَ ‏"‏‏
"Manusia tidak akan berhenti bertanya sampai mereka berkata 'Allah adalah Pencipta segala sesuatu, lalu siapa yang menciptakan Allah?'"
HR Bukhari

Demikianlah Allahﷻ sudah ada saat yang lain belum ada,  begitu pula tetap ada saat semua telah tiada.

Dari Abu Hurairah,  saat hendak tidur Rasulullah ﷺ mengucapkan:

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ وَرَبَّ اْلأَرْضِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةَ وَاْلإِنْجِيْلَ وَالْفُرْقَانَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ، اللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ
“Ya Allah Rabb sekalian langit dan bumi dan Rabb ‘Arsy yang agung Rabb kami dan Rabb segala sesuatu, Allah yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Yang menurunkan Taurat, Injil dan Al-Qur`an, Aku berlindung dari kejahatan segala sesuatu yang Engkaulah yang menguasai ubun-ubunnya. Ya Allah engkaulah Al-Awwal yang tiada sesuatu sebelum-Mu, dan engkaulah Al-Akhir yang tiada sesuatu setelah-Mu, Engkaulah Yang Zhahir Yang tiada sesuatu di atas-Mu dan engkau Al-Bathin, tiada yang lebih dekat dari-Mu sesuatupun, lunasilah hutang kami dan cukupilah kami dari kefakiran.” (HR.Muslim)

Menyadari untuk apa kita diciptakan menguatkan kita dalam beribadah kepada Allahﷻ.

Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Azim




Al Azim - Maha Agung

لَهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ
"Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Dialah Yang Maha Agung, Maha Besar."
Quran Asy-Syura 4

Allahﷻ yang Maha Agung,  yang Maha Besar, terlalu besar untuk dipahami oleh pikiran manusia.  Dia tak terhingga lebih besarnya dari ciptaan-Nya.

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ
"Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar."
Quran Al-Waqi'ah 74

Kita membesarkan nama Allahﷻ dengan berulang kali memuliakan nama-Nya,  "Subhana Rabbiyal Adzim".  Maha Suci Rabb yang Maha Agung.

Kebesaran-Nya melebihi langit dan bumi beserta isinya.

 وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ
Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar."
Quran Al-Baqarah 255

Namun,  kebesaran Allahﷻ bisa dipujikan oleh lidah dengan keringanan.

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, “Rasulullah  ﷺ berkata kepadaku,
ألاَ أُخْبِرُكَ بِأَحَبِّ الكَلاَمِ إِلَى اللهِ ؟ إنَّ أَحَبَّ الكَلاَمِ إِلَى اللهِ : سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

‘Maukah aku beritahukan kepadamu perkataan yang paling dicintai oleh Allah? Sesungguhnya perkataan yang paling dicintai oleh Allah adalah, ‘SUBHANALLAH WA BIHAMDIH’ (Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya).” (HR. Muslim)

Saat dalam kesukaran,  Rasulullah ﷺ membaca:

 "‏ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ ‏"‏‏.‏
Tiada Tuhan selain Allah,  Yang Maha Pemurah,  tiada Tuhan selain Allah,  Tuhan langit dan bumi,  Tuhan Pemilik Arsy Yang Agung." ( HR Bukhari)

Perbuatan paling luhur adalah memuliakan Allahﷻ

Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Batin




Al Batin - Maha Tersembunyi

هُوَ الْأَوَّلُ وَالْأَاخِرُ وَالظّٰهِرُ وَالْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
"Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir, dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
(QS. Al-Hadid 57: Ayat 3)
Allahﷻ adalah yang tetap ada,  diri dan realita-Nya sama sekali tidak diketahui oleh kita.  Pengetahuan manusia mengenai Allahﷻ adalah bahwa Allahﷻ tidak bisa digambarkan.
Sesuatu yang tak tampak bagi manusia adalah sebuah pertanda jua akan ada-Nya Dia.
عٰلِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلٰى غَيْبِهِۦٓ أَحَدًا
"Dia Mengetahui yang gaib, tetapi Dia tidak memperlihatkan kepada siapa pun tentang yang gaib itu."
(QS. Al-Jinn 72: Ayat 26)
Allahﷻ adalah aspek dari semua zat.  Melampaui ruang dan tempat,  rupa dan realita,  yang  ada pada awal dan pada yang akhir,  melampaui waktu. Demikian pula keberkahan dari-nya,  turun secara lahir maupun batin.
أَلَمْ تَرَوْا أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهُۥ ظٰهِرَةً وَبَاطِنَةً ۗ وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُجٰدِلُ فِى اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَلَا هُدًى وَلَا كِتٰبٍ مُّنِيرٍ
"Tidakkah kamu memperhatikan bahwa Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untuk (kepentingan)mu dan menyempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin. Tetapi di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan."
(QS. Luqman 31: Ayat 20)
Pengetahuan manusia di dunia bisa saja mendalami yang lahir dan batin.  Sayang,  adakalanya pengetahuan itu tidak digunakan untuk mempersiapkan hari akhir.
يَعْلَمُونَ ظٰهِرًا مِّنَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الْأَاخِرَةِ هُمْ غٰفِلُونَ
"Mereka mengetahui yang lahir (tampak) dari kehidupan dunia; sedangkan terhadap (kehidupan) akhirat mereka lalai."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 7)
Keikhlasan adalah salah satu kunci sukses amal sholeh
Alhamdulillah

Asmaul Husna: A-z Zahir




Az Zahir-Maha Nampak
هُوَ الْأَوَّلُ وَالْأَاخِرُ وَالظّٰهِرُ وَالْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
"Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir, dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
(QS. Al-Hadid 57: Ayat 3)
Allahﷻ Yang Maha Terang,  Maha Nyata.  Allahﷻ nembuat dirinya nampak jelas,  terang atau nyata,  tidak kasat mata. Allahﷻ menampakkan kenyataan diri-Nya,  keberadaan-Nya di alam Raya.  Semua menunjukkan betapa keberadaan-Nya sungguh Maha Kuasa. bahkan pada penciptaan manusia sendiri terdapat keberadaan-Nya.
سَنُرِيهِمْ ءَايٰتِنَا فِى الْأَافَاقِ وَفِىٓ أَنْفُسِهِمْ حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ ۗ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُۥ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ شَهِيدٌ
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?"
(QS. Fussilat 41: Ayat 53)
Keberadaan Allahﷻ itu demikian jelasnya sehingga sangat mudah saja dirasakan oleh mereka yang memiliki jiwa yang bersih.
فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِى فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ۚ ذٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 30)
Az Zahir bisa juga Allahﷻ sebagai Sang Pemenang atau Yang Mengunggulkan.
هُوَ الَّذِىٓ أَرْسَلَ رَسُولَهُۥ بِالْهُدٰى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُۥ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِۦ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
"Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk (Al-Qur'an) dan agama yang benar untuk diunggulkan atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 33)
Moralitas mendasarkan dirinya dengan terang atas kepercayaan kepada Allahﷻ.
Alhamdulillah

Asmaul Husna: An Nur


An Nur - Maha Pemberi Cahaya

Allahﷻ adalah sumber cahaya langit dan bumi. 

اللَّهُ نُورُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكٰوةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ الْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلٰى نُورٍ ۗ يَهْدِى اللَّهُ لِنُورِهِۦ مَنْ يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
"Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
Quran An-Nur 35

Allahﷻ adalah cahaya terang yang akan bersinar saat tiada lagi yang mampu bercahaya,  cahaya dengan sendiri-Nya,  bukan dinyalakan cahaya lain. Cahaya-Nya di dunia ini adalah agama-Nya.  Cahaya yang diturunkan melalui Al Quran,  kemudian meresap ke dalam hati mereka yang percaya.


فَئَامِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَالنُّورِ الَّذِىٓ أَنْزَلْنَا ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
"Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al-Qur'an) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan."
Quran At-Taghabun 8

Mereka yang tidak mempercayai Allahﷻ berada dalam kegelapan yang segelap-gelapnya.

أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُۥ لِلْإِسْلٰمِ فَهُوَ عَلٰى نُورٍ مِّنْ رَّبِّهِۦ ۚ فَوَيْلٌ لِّلْقٰسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِّنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ أُولٰٓئِكَ فِى ضَلٰلٍ مُّبِينٍ
"Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Rabbnya (sama dengan orang yang hatinya membatu)? Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata."
Quran Az-Zumar 22

أَوْ كَظُلُمٰتٍ فِى بَحْرٍ لُّجِّىٍّ يَغْشٰىهُ مَوْجٌ مِّنْ فَوْقِهِۦ مَوْجٌ مِّنْ فَوْقِهِۦ سَحَابٌ ۚ ظُلُمٰتٌۢ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَآ أَخْرَجَ يَدَهُۥ لَمْ يَكَدْ يَرٰىهَا ۗ وَمَنْ لَّمْ يَجْعَلِ اللَّهُ لَهُۥ نُورًا فَمَا لَهُۥ مِنْ نُّورٍ
"atau (keadaan orang-orang kafir) seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang, di atasnya ada (lagi) awan gelap. Itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya hampir tidak dapat melihatnya. Barang siapa tidak diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, maka dia tidak mempunyai cahaya sedikit pun."
Quran An-Nur 40

Tak ada yang sanggup memadamkan cahaya Allah.

يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوٰهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِۦ وَلَوْ كَرِهَ الْكٰفِرُونَ
"Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya."
Quran As-Saff 8

Mereka yang percaya memohon dilimpahkan cahaya kepada Allah.

رَبَّنَآ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَآ ۖ إِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
Ya Rabb kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami; sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS. At-Tahrim 66: Ayat 8)

Rasulullah ﷺ biasa memanjatkan doa:

اَللّهُمَّ اجْعَلْ فِى قَلْبِى نُوْرًا وَفِى لِسَانِى نُوْرًا وَاجْعَلْ فِى سَمْعِى نُوْرًا وَاجْعَلْ فِى بَصَرِى نُوْرًا وَاجْعَلْ مِنْ خَلْفِى نُوْرًا وَمِنْ اَمَامِى نُوْرًا وَمِنْ فَوْقِى نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِى نُوْرًا اَللّهُمَّ اَعْطِنِى نُوْرًا

“Ya Allah ! Jadikanlah cahaya didalam hatiku dan di lidahku, jadikanlah cahaya dalam pendengaranku, jadikanlah cahaya dalam penglihatanku, jadikan cahaya dari belakangku , dari hadapanku dari atasku dan dari bawahku! Ya Allah berilah aku cahaya.” (HR Bukhari-Muslim)

Amal kebaikan akan menjadi cahaya bagi mereka yang beriman di hari akhir .

Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Muizz


Al Muizz - Maha Memuliakan

 وَتُعِزُّ مَنْ تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَآءُ
"Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki."
Quran Ali Imran 26

Allahﷻ adalah Aziz,  Pemilik Kemuliaan dan Muizz,  Pemberi Kemuliaan.  Dia memberi kemuliaan kepada hamba-hamba-nya yang patuh dan pengasih.  Kemuliaan bukanlah dalam segi materi,  tapi kebesaran jiwa di dunia dengan tujuan kekekalan alam akhirat.

Kemuliaan diberikan kepada mereka yang beriman dan kedudukan mereka ditinggikan di atas orang-orang kafir,  sebagaimana Allahﷻ pernah mengabarkan kepada nabi Isa Alaihissalam tentang kedudukan para pengikut Nabi yang lurus.

إِذْ قَالَ اللَّهُ يٰعِيسٰىٓ إِنِّى مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَىَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوٓا إِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ  ۖ  ثُمَّ إِلَىَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
"(Ingatlah), ketika Allah berfirman, Wahai 'Isa! Aku mengambilmu dan mengangkatmu kepada-Ku, serta menyucikanmu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian kepada-Ku engkau kembali, lalu Aku beri keputusan tentang apa yang kamu perselisihkan."
Quran Ali 'Imran 55

Mereka yang beriman tak akan tertipu dengan kemuliaan semu yang nampak di dunia. Mereka memberikan bagian kepada dunia tidak lain demi kebaikan di negeri akhirat.

وَابْتَغِ فِيمَآ ءَاتٰىكَ اللَّهُ الدَّارَ الْأَاخِرَةَ  ۖ  وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا  ۖ  وَأَحْسِنْ كَمَآ أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ  ۖ  وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْأَرْضِ  ۖ  إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan."
Quran Al-Qasas 77

Allahﷻ senantiasa membantu mereka yang beriman.

إِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِينَ ءَامَنُوا فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الْأَشْهٰدُ
"Sesungguhnya Kami akan menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari tampilnya para saksi (hari Kiamat),"
Quran Ghafir 51

Merasa diri sendiri paling baik akan menjauhkan seseorang dari Allah.

Alhamdulillah


Asmaul Husna: Al Wakil



Al Wakil - Maha Mewakili

  وَكَفٰى بِاللَّهِ وَكِيلًا
"...Cukuplah Allah sebagai pelindung."
Quran An Nissa 81

Allahﷻ Maha Baik dan Maha Berkuasa. Segala urusan kita paling bauk kalau dipercayakan kepada-nya untuk diurus karena Dia-lah Pelindung yang terbaik  dari segala kepentingan. Allahﷻ bebas dari segala kekurangan sebagaimana halnya manusia sehingga Dia-lah yang paling layak untuk dipercayai.  Mempercayai Allahﷻ sebagai Al Wakil berarti bertawakal kepada-Nya.

إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ  ۖ  وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِى يَنْصُرُكُمْ مِّنۢ بَعْدِهِۦ  ۗ  وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
"Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kamu, tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang beriman bertawakal."
Quran Ali 'Imran 160

Menaruh kepercayaan kepada-Nya berarti melakukan segala ikhtiar seperti petunjuk yang diberikan-nya dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang-Nya. Setelah itu menyerahkan segala hasilnya di tangan Allah. Allahﷻ mengetahui jalannya setiap peristiwa lebih baik dari apa yang dapat dipikirkan manusia.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ  ۖ  وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ  ۖ  فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْأَمْرِ  ۖ  فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ  ۚ  إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampun untuk mereka, dan bermusyawaralah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal."
Quran Ali 'Imran 159

Rasulullah ﷺ mengajarkan doa sebelum tidur sebagaimana dimuat dalam riwayat Bukhari dari Al-Bara' bin `Azib:

 "‏ يَا فُلاَنُ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَقُلِ
 اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ‏.‏
فَإِنَّكَ إِنْ مُتَّ فِي لَيْلَتِكَ مُتَّ عَلَى الْفِطْرَةِ، وَإِنْ أَصْبَحْتَ أَصَبْتَ أَجْرًا ‏"‏‏.‏

"Hai fulan,  jika kalian hendak tidur ucapkanlah:
'Allahumma,  aku menyerahkan diriku kepada Mu,  aku memalingkan wajahku kepada Mu,  aku menyerahkan urusan-urusanku kepada Mu dengan penuh harapan dan rasa takut kepada Mu,  tidak ada perlindungan,  tidak ada pelarian dari Mu kecuali di dalam diri Mu.  Aku percaya kepada kitab Mu yang Engaku turunkan dan kepada Nabi Mu yang Engkau kirim.'
Jika kau meninggal malam itu,  maka kau meninggal sebagai muslim dan bila terbangun di pagi hari maka engkau mendapat pahala."

Buah dari tawakal adalah ridho pada qadha atau takdir Allahﷻ.

Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Muizz



Al Muizz - Maha Pemberi Kemuliaan

وَتُعِزُّ مَنْ تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَآءُ
"Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki."
Quran Ali Imran 26

Allah adalah Aziz,  Pemilik Kemuliaan, dan Muizz,  Pemberi Kemuliaan. Dia memberi kemuliaan kepada hamba-hambanya yang patuh dan pengasih. Kemuliaan bisa berarti derajat yang lebih tinggi di alam baka.

إِذْ قَالَ اللَّهُ يٰعِيسٰىٓ إِنِّى مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَىَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوٓا إِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ  ۖ  ثُمَّ إِلَىَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
"(Ingatlah), ketika Allah berfirman, Wahai 'Isa! Aku mengambilmu dan mengangkatmu kepada-Ku, serta menyucikanmu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian kepada-Ku engkau kembali, lalu Aku beri keputusan tentang apa yang kamu perselisihkan."
Quran Ali 'Imran  55

Allah memberikan kekuatan berupa materi kepada siapa yang dikehendakiNya untuk menambah kemuliannya. Bagi sebagian yang lain,  materi ini tak lebih dari sebuah ujian.

بِيَدِكَ الْخَيْرُ  ۖ  إِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
"Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Quran Ali Imran 26

Saat materi adalah sebuah ujian,  maka saat manusia menjadi budak materi,  hilanglah kemuliaan dirinya.

وَابْتَغِ فِيمَآ ءَاتٰىكَ اللَّهُ الدَّارَ الْأَاخِرَةَ  ۖ  وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا  ۖ  وَأَحْسِنْ كَمَآ أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ  ۖ  وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْأَرْضِ  ۖ  إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan."
Quran Al-Qasas 77

Seorang yang beriman akan yakin bahwa Allah akan membimbing dan mendukungnya.

إِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِينَ ءَامَنُوا فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الْأَشْهٰدُ
"Sesungguhnya Kami akan menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari tampilnya para saksi (hari Kiamat),"
Quran Ghafir 51

Hanya mementingkan diri sendiri menjauhkan seseorang dari kemuliaan dirinya.

Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Basit



Al Basit- Maha Melapangkan

Allahﷻ mampu melapangkan kehidupan bagi hamba-Nya.  Allahﷻ menjadikannya luas dan terasa mudah.

  ...وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
"... Dan Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan."
Quran Al-Baqarah  245

اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَآءُ وَيَقْدِرُ  ۚ  وَفَرِحُوا بِالْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا فِى الْأَاخِرَةِ إِلَّا مَتٰعٌ
"Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki). Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia hanyalah kesenangan (yang sedikit) dibanding kehidupan akhirat."
Quran Ar-Ra'd 26

وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ  ۚ  غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا  ۘ  بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنْفِقُ كَيْفَ يَشَآءُ  ۚ  وَلَيَزِيدَنَّ كَثِيرًا مِّنْهُمْ مَّآ أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ طُغْيٰنًا وَكُفْرًا  ۚ  وَأَلْقَيْنَا بَيْنَهُمُ الْعَدٰوَةَ وَالْبَغْضَآءَ إِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ  ۚ  كُلَّمَآ أَوْقَدُوا نَارًا لِّلْحَرْبِ أَطْفَأَهَا اللَّهُ  ۚ  وَيَسْعَوْنَ فِى الْأَرْضِ فَسَادًا  ۚ  وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
"Dan orang-orang Yahudi berkata, Tangan Allah terbelenggu. Sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu, padahal kedua tangan Allah terbuka; Dia memberi rezeki sebagaimana Dia kehendaki. Dan (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu itu pasti akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan mereka. Dan Kami timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari Kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya. Dan mereka berusaha (menimbulkan) kerusakan di bumi. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."
Quran Al-Ma'idah  64

اللَّهُ الَّذِى يُرْسِلُ الرِّيٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَيَبْسُطُهُۥ فِى السَّمَآءِ كَيْفَ يَشَآءُ وَيَجْعَلُهُۥ كِسَفًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلٰلِهِۦ  ۖ  فَإِذَآ أَصَابَ بِهِۦ مَنْ يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦٓ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ
"Allah-lah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang Dia kehendaki, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu engkau lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila Dia menurunkannya kepada hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki tiba-tiba mereka bergembira."
Quran Ar-Rum 30: Ayat 48

Allahﷻ Maha Melapangkan manusia dengan cara memberi pengampunan yang seluas-luasnya.  

Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

إن الله عز وجل يبسط يده بالليل ليتوب مسيء النهار، ويبسط يده بالنهار ليتوب مسيء الليل، حتى تطلع الشمس من مغربها

“Sesungguhnya Allah Ta’ala membentangkan tangan-Nya di malam hari untuk menerima taubat hamba yang berdosa di siag hari. Dan Allah Ta’ala membentangkan tagan-Nya di siang hari untuk menerima taubat hamba yang berdosa di malam hari, sampai matahari terbit dari barat.” (HR. Muslim)

Untuk mendapatkan keluasan dari Allah,  seorang muslim berserah diri dan beramal tanpa rasa khawatir menjadi miskin. 

مَّنْ ذَا الَّذِى يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً  ۚ
"Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak."
Quran Al-Baqarah  245

Allahﷻ melapangkan jalan bagi manusia untuk mencari karunia-Nya. 

وَمِنْ ءَايٰتِهِۦٓ أَنْ يُرْسِلَ الرِّيَاحَ مُبَشِّرٰتٍ وَلِيُذِيقَكُمْ مِّنْ رَّحْمَتِهِۦ وَلِتَجْرِىَ الْفُلْكُ بِأَمْرِهِۦ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan agar kamu merasakan sebagian dari rahmat-Nya dan agar kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) agar kamu dapat mencari sebagian dari karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur."
Quran Ar-Rum  46

Berpuas hatilah dengan apa yang telah ditakdirkan Allah. 

Asmaul Husna:Al Qabid


Al Qabid - Maha Penahan

Salah satu tanda-tanda kekuasaan Allahﷻ kepada manusia adalah memberi atau menahan pemberian.  Salah satunya menahan rezeki.   Al Qabid juga visa berarti Maha Penyempit,  Allahﷻ menahan perasaan pada hati manusia,  adakalanya merasa lapang atau sempit. 

مَّنْ ذَا الَّذِى يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً  ۚ  وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

"Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan."
Quran Al-Baqarah 245

اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَآءُ وَيَقْدِرُ  ۚ  وَفَرِحُوا بِالْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا فِى الْأَاخِرَةِ إِلَّا مَتٰعٌ

"Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki). Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia hanyalah kesenangan (yang sedikit) dibanding kehidupan akhirat."
Quran Ar-Ra'd 26

Al Qabid bisa juga berarti Maha Penyita.  Allahﷻ mampu menahan nyawa manusia setiap kali tidur. Tapi,  Allahﷻ juga mampu menyita roh itu keluar dari jasad kapan saja.

اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِى لَمْ تَمُتْ فِى مَنَامِهَا  ۖ  فَيُمْسِكُ الَّتِى قَضٰى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرٰىٓ إِلٰىٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى  ۚ  إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
"Allah memegang nyawa (seseorang) pada saat kematiannya dan nyawa (seseorang) yang belum mati ketika dia tidur; maka Dia tahan nyawa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran) Allah bagi kaum yang berpikir."
Quran Az-Zumar 42

Allahﷻ mampu menahan kejahatan agar tidak menimpa seorang manusia.

إِنَّ عِبَادِى لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطٰنٌ  ۚ  وَكَفٰى بِرَبِّكَ وَكِيلًا
"Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, engkau (Iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Rabbmu sebagai penjaga."
Quran Al-Isra' 17: Ayat 65

Hendaklah seseorang itu banyak memohon ampunan kepada Sang Maha Penahan. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhuma, bahwa Abu Bakar ash-Shiddiq Radhiyallahu anhu berkata, “Wahai Rasûlullâh, ajari aku do’a yang akan aku panjatkan dalam shalatku.” Nabi ﷺ  bersabda, ”Katakanlah :

اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

‘Ya Allâh, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau, karenanya, ampunilah dosa-dosaku dengan ampunan dari-Mu dan berilah rahmat kepadaku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’” HR Bukhari

Doa hanya kepada Allahﷻ untuk memganpuni dosa dan mencurahkan rahmat-Nya.


Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Baqi



Al Baqi - Maha Kekal

وَاللَّهُ خَيْرٌ وَأَبْقٰىٓ
Dan Allah lebih baik (pahala-Nya) dan lebih kekal (azab-Nya).
Quran Taha 73

Keberadaan Allahﷻ tidak akan pernah tiada.  Sedangkan makhluk akan punah. Allah ﷻ tidak bergantung kepada apapun untuk menunjang keberadaan-Nya.

كُلُّ شَىْءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهُۥ
Segala sesuatu pasti binasa, kecuali Allah
Quran Al Qasas 88

Kemuliaan dan kemegahan di dunia akan berlalu,  alam semesta akan berakhir sesuai waktunya. Namun,  Allah ﷻ tetap hidup selamanya.

وَيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَالْإِكْرَامِ
"Dan tetap kekal Wajah Rabbmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan."
Quran Ar-Rahman 27

Mereka yang bijaksana memilih untuk bisa berlama-lama menikmati kekekalan yang akan diberikan-Nya daripada kegembiraan sementara di dunia.

مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ  ۖ  وَمَا عِنْدَ اللَّهِ بَاقٍ  ۗ  وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُوٓا أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
"Apa yang ada di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan Kami pasti akan memberi balasan kepada orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."
Quran An-Nahl 96

وَسَارِعُوٓا إِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
"Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Rabbmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,"
Quran Ali 'Imran 133

Mereka yang bijaksana akan selalu mempersiapkan jawaban akan pertanyaan yang akan diajukan kepada setiap manusia di hari kiamat.

Dari Ibnu Mas'ud ra,  Rasulullah ﷺ bersabda:
ا تَزُوْلُ قَدَمَا ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ عَنْ عُمْرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ.
“Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam di hari kiamat dari sisi RabbNya, hingga dia ditanya tentang lima perkara (yaitu): tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan, dan dalam hal apa (hartanya tersebut) ia belanjakan, serta apa saja yang telah ia amalkan dari ilmu yang dimilikinya.” (HR. at-Tirmidzi)

Kesholehan menjadikan seseorang teguh menggapai ridha-Nya.

Alhamdulillah

Asmaul Husna: Al Khabir



Al Khabir - Maha Mengetahui 

أَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ
"Apakah (pantas) Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui? Dan Dia Maha Halus, Maha Mengetahui."
Quran Al-Mulk 67: Ayat 14

Pengetahuan Allahﷻ sangat dalam dan menyeluruh. Dia memiliki pengetahuan dan pemahaman Sang Pencipta, Sang Pembuat.

وَأَسِرُّوا قَوْلَكُمْ أَوِ اجْهَرُوا بِهِۦٓ ۖ إِنَّهُۥ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ الصُّدُورِ
"Dan rahasiakanlah perkataanmu atau nyatakanlah. Sungguh, Dia Maha Mengetahui segala isi hati."
Quran Al-Mulk 67: Ayat 13

وَاللَّهُ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
"Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
Quran Ali 'Imran 3: Ayat 153

Semua orang harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya, walaupun hanya dirinya dan Allahﷻ yang mengetahui. Pengetahuan Allahﷻ sudahlah mencukupi sebagai saksi perbuatan manusia.

أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِى الْقُبُورِ
وَحُصِّلَ مَا فِى الصُّدُورِ
إِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّخَبِي

"Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan, dan apa yang tersimpan di dalam dada dilahirkan? Sungguh, Rabb mereka pada hari itu Maha Mengetahui terhadap keadaan mereka.
Quran Al-'Adiyat 100: Ayat 9-11

وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِنَ الْقُرُونِ مِنۢ بَعْدِ نُوحٍ ۗ وَكَفٰى بِرَبِّكَ بِذُنُوبِ عِبَادِهِۦ خَبِيرًۢا بَصِيرًا
"Dan berapa banyak kaum setelah Nuh, yang telah Kami binasakan. Dan cukuplah Rabbmu Yang Maha Mengetahui, Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya."
Quran Al-Isra' 17: Ayat 17

Segala sesuatu terwujud dengan ijin Allahﷻ dan tak ada yang tertutup dari pengetahuannya.

Alhamdulillah

Asmaul Husna: Ar Rafi


Al Rafi - Maha Memuliakan

Allahﷻ adalah yang Maha Tinggi derajatnya. Hanya Dia-lah yang mampu merendahkan atau memuliakan derajat manusia.


رَفِيعُ الدَّرَجٰتِ ذُو الْعَرْشِ يُلْقِى الرُّوحَ مِنْ أَمْرِهِۦ عَلٰى مَنْ يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ لِيُنْذِرَ يَوْمَ التَّلَاقِ
"(Dialah) Yang Maha Tinggi derajat-Nya, yang memiliki 'Arsy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, agar memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari Kiamat),"
Quran Ghafir Ayat 15 

Kehormatan atau kemuliaan seseorang tak akan mampu menyaingi-Nya. Kemuliaan manusia didapatkan selama hadir bersama kebaikan. Kemuliaan tergantung iman dan pengetahuan. Hanya dengan iman dan ilmu, seseorang akan dinaikkan derajatnya oleh Allahﷻ, bukan disebabkan orang itu memiliki hal lainnya.

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوٓا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan."
Quran Al-Mujadilah ayat 11 

Di antara manusia, para rasul dan nabi dinaikkan derajatnya. Ada juga mereka yang telah diberi tugas menyampaikan amanah Allahﷻ diberi kesempatan untuk berbicara langsung dengan Sang Pencipta.


تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ ۘ مِّنْهُمْ مَّنْ كَلَّمَ اللَّهُ ۖ وَرَفَعَ بَعْضَهُمْ دَرَجٰتٍ ۚ 

"Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka dari sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang (langsung) Allah berfirman dengannya dan sebagian lagi ada yang ditinggikan-Nya beberapa derajat..."
Quran Al-Baqarah Ayat 253 

Kemuliaan telah dilimpahkan kepada para rasul Allah.

وَتِلْكَ حُجَّتُنَآ ءَاتَيْنٰهَآ إِبْرٰهِيمَ عَلٰى قَوْمِهِۦ ۚ نَرْفَعُ دَرَجٰتٍ مَّنْ نَّشَآءُ ۗ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ
"Dan itulah keterangan Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan derajat siapa yang Kami kehendaki. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana, Maha Mengetahui."
Quran Al-An'am Ayat 83 

Kepada nabi Muhammad ﷺ dikatakan,

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
"dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu."
Quran Al-Insyirah Ayat 4

Demikian pula kepada nabi Idris alaihissalam,

وَاذْكُرْ فِى الْكِتٰبِ إِدْرِيسَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا
وَرَفَعْنٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا
"Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Idris di dalam Kitab (Al-Qur'an). Sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai kebenaran dan seorang nabi, dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi."
Quran Maryam ayat 56-57 

Jabatan, harta dan tahta, tak akan membuat seseorang menjadi lebih mulia.

قَالَ إِنَّمَآ أُوتِيتُهُۥ عَلٰى عِلْمٍ عِنْدِىٓ  ۚ  أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِنْ قَبْلِهِۦ مِنَ الْقُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعًا  ۚ  وَلَا يُسْئَلُ عَنْ ذُنُوبِهِمُ الْمُجْرِمُونَ
"Dia (Qarun) berkata, Sesungguhnya aku diberi (harta itu), semata-mata karena ilmu yang ada padaku. Tidakkah dia tahu, bahwa Allah telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan orang-orang yang berdosa itu tidak perlu ditanya tentang dosa-dosa mereka."
Quran Al-Qasas Ayat 78

Mengimani ketentuan Allah adalah bagian dari membangun kemuliaan diri.

Alhamdulillah

Kisah Taubatnya Sang Pencuri Kain Kafan